Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan

BERWISATA KE HUTAN PINUS PENGGER YOGYAKARTA


Bulan April Kemarin aku sengaja menyempatkan kesibukanku untuk beriwsata ke salah satu Obyek wisata yang mungkin sekarang ini baru ngehits dikalangan anak mudah. Apalagi para Remaja yang suka dan senang hunting ke tempat-tempat wisata baru disekitar Yogyakarta. di Kota Yogyakarta ini memang tidak ada habisnya jika kita bercerita tentang wisata dan kulinernya. beberapa tempat wisata memang lebih banyak diminati oleh wisatawan dan anak-anak mudah. 

Apalagi Yogyakarta mempunyai beragram tempat wisata yaitu dari sejarahnya, kuliner, kenyamanan, candi-candi yang tidak  bisa dihitung dengan jari, juga tempat wisata buatan di sekitar Yogyakarta yang semakin banyak pelaku wisata berbondong-bondong meningkatkan pengembangan dari segi fasilitas, pengelolaan tempat, dan beberapa atraksi wisata untuk memikat minat khusus bagi wisatawan. salah satunya di Hutan Pinus Pengger yang berada di Desa Sendangsari, Terong, Dlingo, Bantul. yang menyuguhkan beberapa atraksi wisata buatan yang mengarah ke Alam. Memang banyak Hutan Pinus disekitar Desa Dlingo-Bantul. tetapi pelaku wisata disana mengembangkan beberapa obyek wisata buatan yang masing-masing berbedah jenis wahana wisata yang tetap membuat menarik bagi wisatawan. seperti di Hutan Pinus Pengger ini sedikit berbeda wahana wisatanya dengan Hutan Pinus lainnya. tetapi Hutan Pinus Pengger mempunyai keunikan sendiri yaitu lebih mengutamakan wisata malamnya untuk dikunjungi para wisatawan, jadi banyak wisatawan lebih senang berkunjung kesana pada malam hari. 

Beberapa fasilitas dan wahana yang ada di Hutan Pinus Pengger adalah wahana sangkar (seperti sangkar burung) yang berbentuk kerucut deberi pemancar lampu) dan beberapa wahana buatan lainnya seperti sangkar yang dibuat berbentuk tangan, dan beberapa tempat duduk yang sudah disedikana untuk bersantai para wisatawan yang berkunjung ke Hutan Pinus Pengger. tersedianya Toilet dan beberapa warung-warung makan dan sofdrink.

Menyeruput Kopi hitam sambil menikmati indahnya kota Yogyakarta dari atas bukit Hutan Pinus Pengger. sebaqgai bonusnya kita disuguhkan indahnya pemandangan lampu-lampu dari kota Yogyakarta yang terlihat dari atas Bukit Hutan Pinus Pengger ini, (Lebih terlihat seperti di bukit Bintang) Gunung Kidul.

Hutan Pinus Pengger juga tempatnya enak sebagai tempat Camping bagi wisatawan yang ingin bermalam di sana juga. jadi tidak ada bosannya ketika kita berkunjung kesana. apa lagi tempatnya nyaman dan enak untuk bersantai.Malam itu saya bersama kawanku lebih banyak menikmati suasana pada malam hari di Hutan Pinus Pengger, karena Hutan Pinus Pengger ini termasuk Obyek wisata baru, maka tidak heran wisatawan dari berbagai kota dan Mahasiswa datang kesana, untuk mengabadikan Foto di sangkar kerucut yang ada pada Gambar di atas saja, Namun kita harus mengantri dengan wisatawan lain. demi kepuasan liburanku, saya juga menyempatkan mengabadikan beberapa foto di Hutan Pinus Pengger. saya mengira berwisata ke Hutan Pinus Pengger pada malam hari tidak terlalau ramai dan lebih menakutkan suasana gelapnya. tetapi berbeda dengan fikiranku, di Hutan Pinud ini sudah dilengkapi banyak penerang lampu dari sudut jalan manapun. jadi, kita tidak perlu merasa takut gelap ketika berkunjung ke Hutan Pinus Pengger ini. disana saya rasa ramainya wisatawan yang berkunjung kesana malah pada malam hari. Apalagi disuguhkan pemandangan dari kota Yogyakarta, mungkin memang tempat wisata Hutan Pinus Pengger ini sudah disetting sebagai obyek wisata malam hari.

Untuk Biaya masuk ke Hutan Pinus Pengger relatif masih sangat murah, kita cukup membayar Retribusi parkir kendaraan roda dua Biaya Rp.3000,- dan kendaraan roda empat biaya Rp.5.000,- untuk sepeda tidak dipungut biaya sama sekali. jadi Rekomended bangeet deh tempat wisata ini... bisa jadi List liburan ketika berkunjung ke Kota Gudeg ini. ^_^







 

BEKUNJUNG KE MUSEUM RANGGAWARSITA SEMARANG


Tahun lalu Tepatnya pada hari minggu 14 Juni 2015 saya dan kawanku meluangkan waktu untuk sekedar singgah di tempat wisata yang ada di Semarang. mumpung kemarin saya tinggal cukup lama di Semarang jadi aku luangkan waktu liburku khususnya sabtu-minggu untuk menikmati dan menelusuri Obyek Wisata Semarang yang menarik untuk di kunjungi. aku bersama kawan sekolahku dulu yang sekarang sudah stay lama di Semarang, mengunjungi tempat wisata yang bersejarah dan mempunyai banyak pengetahuan tentang sejarah Geologi, Seni rupa dan juga Monumen peninggalan pada zaman dahulu. coba tebak tempat apa itu?



Museum Ranggawarsita yang terletak di jalan Abdurrahman soleh, berjarak kurang lebih 3km dari Tugumuda. dan bisa dijangkau dengan Transportasi umum seperti Trans Semarang atau Mobil pribadi, aku lihat RBT Halte di samping kanan Museum ini. 

Sediki info tentang Museum Ranggawarsita ya, Museum Ranggawarsita ini merupakan tempat Museum terlengkap di Semarang yang memiliki koleksi Sejarah, Alam Arkeologi, Budaya, dan juga Era Pembangunan dan Kawasan Nusantara. kenapa dinamakan "Musem Ranggawarsita"? jadi gini ceritanya, nama itu diambil dari salah satu  Pujangga Indonesia yang mempunyai keahlian filsafat dan kebudayaan. ada beberapa koleksi yang terbaik menjadi sepuluh jenis diantaranya adalah: Giologi, Arkeologi, Histiorika, Filologi, Numismatic, seni rupa dan apa lagi ya.. sedikit lupa. hehhe pokoknya seingetku ada 10 jenis.

Museum ini juga terdapat beberapa Koleksi-koleksi lainnya seperti Angklung, keris, alat penumbuk, kerangka gajah, relief, dari kapal peninggalan zaman dahulu yaitu Kapal Samudraraksa yang merupakan perwujudan  Relief kapal yang ada di Candi Borobudur sih, tapi sebenarnya Relief aslinya ada di Museum Candi Borobudur Magelang.


Kita juga bisa bermain alat angklungnya kok, tapi sayangnya aku tidak bisa memainkannya. disamping itu ada yang membuat aku tertarik ketika aku melihat alat masak dari kayu yang bisa menghidupkan api dengan cara meniup dengan bambu, pasti sudah pada tau kan? Kalau dikampungku nama alatnya (Semprong). dulu waktu aku kecil pernah masak air dengan alat itu. dan cukup mebuat aku batuk-batuk setelah meniupnya. dan ada juga alat penumbuk dari kayu yang biasanya pada zaman dulu digunakan untuk menumbuk padi dan jangung. mungkin, sekarang masih ada beberapa orang yang masih menggunakannya.
Museum ini dibuka setiap hari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, ada beberapa Guide nya dari 4 Guide untuk memandu wisata lokal dan 2 Guide untuk wisata Mancanegara. Tiekt masuk cuma Rp.4000,00 Rupiah. berhubung aku datang bersama teman yang menjadi pemandu wisata disana jadi aku di persilahkan masuk gratis. Museum ini cukup ramai sih, kebanyakan pengunjungnya dari daerah kota lain, ada yang dari Jogja, Surabya, Salatiga, dan juga Bandung, ada juga dari kota Semarang sendiri. yang kebanyakan dari kalangan SMA dan SD. Pokonya tidak menyesal deh, berkunjung sambil mendapatkan banyak pengetahuan, saranku kalau mau kesini ingin lebih ramai pengunjungnya biasanya pada pukul 08.000 sampai 11.00. bisanya kalau sudah siang apa lagi sore sepi pengunnjungnya.


#MusiumRanggawarsita #PernahDolan #Semarang